NEWS UPDATE :  
SMK SWASTA SANTO ALOISIUS

Berita

Cara Guru Beradaptasi Dengan Pandemi

Oleh : Trivonia Amung, S.Pd
( Staf Pengajar SMKS St Aloisius )

Sudah lebih dari satu tahun Indonesia dilanda oleh virus yang berbahaya, yaitu pandemi covid-19. Untuk mencegah penyebaran rantai virus tersebut maka pemerintah mengambil kebijakan untuk setiap orang selalu menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu menggunakan masker bila bepergian, selalu mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dan menggunakan sabun, dan menjauhi kerumunan atau sering dikenal dengan sebutan 3M.

Pandemi covid-19 tidak hanya melanda Indonesia saja tetapi juga berbagai belahan dunia juga merasakan hal yang sama. Berbagai bentuk usaha dari pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran virus tersebut yang meresahkan kehidupan masyarakat dan menghancurkan seluruh sector kehidupan terutama sector pendidikan. Salah satu contoh  untuk sector pendidikan adalah dengan diberlakukannya pembelajaran dari rumah,(BDR) atau Daring (dalam jaringan). Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting dalam usaha untuk memajukan suatu bangsa dan Negara. Namun karena kondisi dan situasi seperti sekarang ini sehingga membuat sumber daya manusia kita semakin menurun. Untuk mengatasi hal itu maka pendidikan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Berbagai upaya yang dilakukan oleh Kemdikbud agar pendidikan di Indonesia semakin baik yaitu dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru. Selain itu Kemdikbud juga memberikan pulsa paket baik kepada siswa, guru, dosen ataupun mahasiswa dengan tujuan agar pembelajaran tetap berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan di Indonesia.


Gambar : Pemanfaatan aplikasi zoom meeting saat pandemi

Pandemi memberikan ancaman bagi dunia pendidikan tetapi ancaman juga bisa menjadi peluang untuk membuat pendidikan semakin maju. Pandemi covid-19 sudah mengubah dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dimana sebelumnya proses pembelajaran dilakukan di dalam ruang kelas secara tatap muka, namun dalam seketika semuanya menjadi berubah, pembelajaran dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) atau belajar dari rumah (BDR). Karena pandemi covid-19 maka semua dituntut untuk bisa saling bekerja sama  antara satu dengan yang lain baik itu guru, orang tua dan siswa itu sendiri agar bisa menghasilkan pembelajaran yang efektif dan aktif walaupun secara daring. Dampak negatif saat pandemi covid-19 yang dirasakan oleh pendidik atau pun peserta didik adalah kurangnya pemahaman dan penguasaan teknologi. Kondisi ini memaksa siswa untuk lebih memahami dan menguasai penggunaan teknologi, tetapi bukan hanya dituntut kepada siswa saja kepada tenaga pendidik juga dituntut harus menguasai penggunaan teknologi dengan cara mengikuti berbagai pelatihan mengenai penguasaan teknologi yang dilaksanakan secara online dan gratis  dengan tujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran. 


Baca Juga : Suka duka menjadi guru ditengah pandemi covid 19



Gambar : siswa Charoluis Dievo Altarano sedang mengikuti pembelajaran melalui zoom meeting


Proses pembelajaran yang berlangsung pada saat pandemi tidaklah efektif dibandingkan pembelajaran secara tatap muka sehingga pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru sangat kurang. Ini diakibatkan karena rasa malas dan sulit untuk berkonsentrasi dari setiap siswa, tugas yang diberikan oleh guru yang terlalu banyak sehingga membuat siswa semakin malas, oleh karena itu siswa mencari kesenangan dengan berkumpul bersama teman-teman, bermain game, menonton youtube dan lain sebagainya sehingga mereka mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Pandemi covid 19 memberikan dampak negatif tetapi juga memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Dampak ini akan memotivasi guru, orang tua dan siswa untuk mencapai tujuan pendidikan secara bersama. Dampak positif dari pandemic covid-19 antara lain :

  •    Guru lebih kreatif dan inovatif. Ditengah pandemic ini guru dituntut untuk bisa mengubah metode pembelajaran dari tatap muka menjadi daring (dalam jaringan). Penggunaan aplikasi seperti zoom meeting sangat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran bersama siswanya. 
  •    Guru lebih bergaul dengan Teknologi, pandemic covid-19 yang membuat proses pembelajaran menjadi daring membuat guru harus bisa menggunakan teknologi. Berbagai pelatihan yang diikuti oleh guru guna untuk memberikan pembinaan untuk menentukan metode yang tepat untuk digunakan saat pandemi.
  •    Banyaknya aplikasi pembelajaran online yang dikembangkan untuk memudahkan pembelajaran jarak jauh(daring) seperti zoom meeting, Classroom, google form dan CBT.
  •     Peran orang tua , Peran dari orang tua sebagai tempat pertama untuk pendidikan sangat dibutuhkan pada saat pandemic covid-19 seperti sekarang ini, dimana semua peserta didik  diwajibkan untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah , disini orang tua bisa menggantikan guru untuk memantau perkembangan belajar dari siswa.