NEWS UPDATE :  
SMK SWASTA SANTO ALOISIUS

Berita

MATEMATIKA DAN COVID-19: MESKI SULIT TETAP OPTIMIS

Oleh :

Yohana Verawati Dangus, S.Pd

 



            Keterpurukan saat pandemi covid-19 tentunya dirasakan oleh seluruh masyarakat dunia tak terkecuali Indonesia. Semua aspek dalam kehidupan sehari-hari seolah lumpuh dan telah berubah menuju peradapan baru, salah satunya aspek pendidikan formal yang selama ini dilaksankan secara tatap muka di sekolah berubah mendadak dan berganti secara drastis dengan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai alternatif physical distancing ditengah masa pandemi ini. Untuk bisa bangkit dari keterpurukan ini, diperlukan dukungan dari banyak pihak, kita perlu saling menguatkan satu sama lain dan memberikan motivasi, sehingga selalu optimis, sabar dan yakin bahwa semua akan segera pulih.

            Kondisi saat ini memang dirasakan tidak mudah bagi dunia pendidikan. Perubahan pola pembelajaran yang serempak dilaksanakan secara daring sebagai upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini menjadi tantangan baru baik bagi guru, orang tua, dan siswa, dimana proses pembelajaran tidak sebebas sepeti sebelumnya yang memberikan ruang untuk berinteraksi baik antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, serta antar berbagai lembaga lainnya sebagai fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran. Perubahan tersebut harus tetap dihadapi dan disiasati, guru dan sekolah dituntut lebih kreatif dan inovatif dengan menggunakan fasilitas dan teknologi yang ada untuk mendesain kegiatan pembelajaran yang bermakna dan bermanfaaf demi terwujudnya generasi emas Indonesia pada tahun 2045 yang unggul, bermutu dan berkualitas. Dengan demikian guru seyogyanya selalu siap dengan segala perubahan dan perkembangan sesuai tuntutan zaman.

             Infrastruktur penunjang PJJ ini pun harus diimbangi dengan kemampuan guru, siswa dan orang tua murid dalam penggunaanya. Aplikasi-aplikasi pendidikan dalam smartphone harus dapat dioperasikan dengan baik, seperti penggunaan google classromm, zoom meeting dan aplikasi pembelajaran lainnya. Selain itu, juga diperlukan saling koordinasi antar semua pihak supaya kegiatan PJJ dapat berjalan dengan semestinya. Pengembangan kreatifitas dan “melek” teknologi bagi guru dalam memberikan PJJ menjadi hal yang penting agar siswa merasa tertantang dan bersemangat dalam mempelajari matematika secara mandiri ataupun dengan bimbingan orang tua di rumah. Guru mengikuti berbagai pelatihan yang dilaksanakan secara online sehingga mampu menunjang proses pembelajaran daring, khususnya pembelajaran matematika. Walaupun pembelajaran dilaksanakan jarak jauh dengan sistem dalam jaringan (daring), guru harus mampu meningkatkan keaktifan siswa belajar matematika melalui penerapan model dan media pembelajaran yang manarik, misalnya memanfaatkan aplikasi google form sebagai edukasi kuis.

Matematika adalah salah satu ilmu yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan manusia. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah yang memberikan andil bagi tercapainya tujuan pendidikan nasional serta membentuk insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif dan afektif. Siswa memerlukan matematika untuk memenuhi kebutuhan praktis, memecahkan masalah dan membantu memahami bidang studi lain diantaranya: fisika, kimia, arsitektur, farmasi, geografi, ekonomi dan sebagainya. Tanpa kita sadari matematika digunakan dalam aktivitas sehari-hari meskipun dalam bilangan dan operasi yang sangat sederhana. Misalnya untuk menghitung uang saku, menghitung uang untuk membeli sesuatu, menghitung simpan-pinjam, dan lain sebagainya. Sehingga jika ada siswa ingin menghindari belajar matematika, sebenarnya hal tersebut sangat keliru karena profesi apa saja matematika sangat berguna bagi semua orang.

Matematika merupakan pelajaran yang berhubungan dengan banyak konsep. Konsep-konsep dalam matematika memilki keterkaitan satu dengan yang lain. Adanya saling keterkaitan antar konsep materi satu dan yang lainnya merupakan bukti akan pentingnya pemahaman konsep matematika. Peserta didik belum bisa memahami suatu materi jika belum memahami materi sebelumnya atau materi prasyarat dari materi yang dipelajari. Masih banyak siswa menganggap matematika itu sulit dikarenakan sebelumnya siswa sudah memiliki rasa takut, belum bisa belajar dan menerima materi dengan senang hati sehingga pada akhirnya malas belajar matematika. Disinilah letak tantangan seorang guru matematika untuk menjadikan pembelajaran matematika sebagai pembelajaran yang menyenangkan dan  siswa tidak takut serta rajin belajar matematika khususnya disaat PJJ seperti sekarang ini. Dengan demikian, guru dituntut untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai konsep matematika, siswa menjadi lebih senang dan bersemangat, merasa nyaman dan tidak adanya rasa takut dalam belajar matematika. Pembelajaran matematika yang menyenangkan bisa diawali dengan menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, kondusif dan juga pembelajaran bermakna yaitu dengan mengkaitkan pengetahuan baru dengan pengetahuan lama yang dimilikinya dengan pengunaan berbagai media dan strategi pembelajaran yang tepat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Mengapa matematika menjadi momok sulit yang dirasakan oleh sebagian besar siswa? Sebenarnya masalah terbesar justru terletak pada proses pembelajaran itu sendiri. Guru matematika masih menggunakan metode klasikal dalam pembelajaran matematika dengan motode ceramah, menyalin contoh soal dan menyuruh siswa untuk mengikuti apa yang disampaikan guru, serta ada  guru masih menggunakan kekerasan apabila ada siswa yang melakukan kesalahan, hal tersebut menyebabkan pembelajaran matematika kurang menyenangkan dan selalu ditakuti oleh siswa.

 

Proses pembalajaran matematika yang baik mempunyai tahapan-tahapan yang disesuaikan dengan perkembangan anak, pada tingkat dasar pembelajaran matematika seharusnya dimulai dari hal-hal yang konkret dan perlahan menuju pemahaman yang abstrak atau simbolis. Kesan awal itu sangat penting dimana siswa merasakan sendiri bahwa mempelajari matematika sangat berguna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mempelajari konsep dasar yang lebih abstrak/ simbolis lebih mudah dipahami oleh siswa. Dengan adanya sugesti kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dalam diri siswa menyebabkan dasar/konsep dari matematika lebih mudah untuk dimengerti sehingga ketika berada pada jenjang yang lebih tinggi, SMP atau SMA/SMK siswa sudah terbiasa dan tertarik untuk mempelajari materi-materi yang lebih abstrak. Oleh karena itu, guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran perlu mendesain kegiatan pembelajaran sedemikian rupa sehingga lebih menarik dan mendorong siswa agar selalu mempunyai keinginan mencari tahu/berfikir sehingga mereka mampu belajar secara mandiri, kreatif dan inovatif.

Apa tantangan dan strategi pembelajaran matematika secara daring dimasa pandemi covid-19? Tantangan yang dihadapi oleh sebagian guru matematika yaitu kurangnya penguasaan teknologi dalam mengoperasikan berbagai aplikasi pendukung proses pembelajaran, maka dari itu, perlu adanya pelatihan bagi guru sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi perubahan proses pembelajaran yang awalnya dilakukan secara konvensional dengan tatap muka secara langsung di kelas, namun sekarang dilakukan secara virtual menggunakan berbagai macam aplikasi seperti: whatsapp group, google classroom, geogle form, youtube dan lain sebagainya. Berbagai pelatihan online melalui zoom meeting telah banyak diikuti sehingga membantu guru matematika dalam menerapkan metode pembelajaran agar tidak membosankan khususnya di masa pandemi. Tidak hanya sebatas memberikan materi melalui google classroom atau whatsapp group, guru dan siswa tetap dapat berinteraksi melalui aplikasi zoom.  Meskipun saat zoom meeting masih banyak kendala yang kit temui, seperti kondisi jaringan internet yang buruk, listrik yang belum masuk di daerah-daerah tertentu dan kondisi lainnya, akan tetapi hal ini setidaknya memberikan warna bahwa pembelajaran daring bisa dilaksanakan  meski tidak optimal tetapi tetap optimis bahwa hal ini mampu mendorong dan membangkitkan semangat peserta didik. Selanjutnya pengembangan kreatifitas guru dalam mendesain PJJ yang baik dan bagaimana mengajarkan matematika dapat bermakna bagi siswa secara virtual sehingga merasa tertantang dan bersemangat dalam mempelajari matematika secara mandiri ataupun bimbingan orang tua dari rumah. Selain itu, guru sebaiknya memberikan kesempatan yang terbuka kepada siswa untuk melakukan diskusi tentang materi yang sedang dipelajari agar siswa dilatih aktif dan terbiasa berfikir untuk selalu mencari tahu dan mengaitkan segala sesuatu dekat dengan kehidupannya sehari-hari. Proses pembelajaran ini menjadi bagian penting karena kontrol guru secara virtual akan berbeda dengan kontrol orang tua yang mendampingi anak belajar dari rumah.

Penggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi perlu dilakukan oleh guru guna memacu semangat dan ketertarikan siswa untuk mempelajari matematika secara daring. Namun, tidak dapat dipungkiri pembelajaran daring belum dapat dilaksanakan secara maksimal seperti biasa yang lakukan guru disekolah. Namun, kita perlu memberikan apresiasi bahwa guru tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik yaitu mendidik dan mengajar ditengah pandemi yang sekarang kita hadapi. Kita semua harus tetap optimis bahwa berbagai kesulitan dan hambatan dalam pembelajaran secara daring, kiranya dapat memicu semangat para guru dan stake holder pendidikan untuk bersama-sama terus melakukan inovasi demi kemajuan pendidikan di tanah air tercinta dan semoga pandemi covid-19 segera berakhir agar segala aspek kehidupan kita kembali normal.