Pengembangan Kompetensi Mekanik MudaMelalui Praktik di Bengkel Sekolah dan di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)
Oleh : Oktavianus Sesa
Sebagai jurusan yang menyiapkan tenaga
terampil di bidang perawatan dan perbaikan kendaraan, kompetensi keahlian
Teknik Kendaraan RinganOtomotif (TKRO) di SMK Otomotif terus memperkuat
kegiatan praktik dan proyek produktif. Program ini dirancang agar peserta didik
mampu bersaing di dunia industri otomotif yang semakin modern dan berbasis
teknologi.
Praktik Bengkel Rutin: Membentuk Mekanik
yang Terampil dan Teliti
Setiap hari, peserta didik TKRO melakukan
praktik di bengkel sekolah yang telah dilengkapi peralatan servis standar
industri. Kegiatan praktik meliputi:
- Servis
Berkala Kendaraan: Pemeriksaan oli, filter udara, sistem rem, dan kelistrikan
dasar.
- Overhaul Mesin: Pembongkaran dan perakitan kembali komponen mesin untuk memahami cara kerja internal.
- Diagnostik Kerusakan: Penggunaan scanner OBD dan alat ukur untuk mendeteksi masalah pada sistem injeksi maupun kelistrikan.
- Perawatan Sistem Kemudi dan Suspensi: Pengecekan komponen, spooring dasar, serta penggantian part yang aus.
Melalui kegiatan ini, peserta didik
dilatih untuk bekerja teliti, disiplin, dan mengikuti standar keselamatan kerja
(K3) di bengkel (safety workshop).
Proyek Produktif: Unit Servis untuk Warga
Sekolah
Selain praktik rutin, peserta didik juga
terlibat dalam proyek unit servis yang dibuka untuk warga sekolah. Proyek ini
memberikan pengalaman nyata dalam menangani kendaraan pelanggan, mulai dari:
- Servis ringan dan berat
- Tune-up
mesin
- Penggantian
suku cadang
- Pemeriksaan
sistem injeksi bahan bakar
Proyek ini membantu peserta didik melatih
kemampuan komunikasi, penanganan pelanggan, serta membangun rasa tanggung jawab
terhadap hasil pekerjaan.
Praktik Kerja Industri (Prakerin): Belajar
Langsung di Bengkel Profesional
Pada semester tertentu, peserta didik
kelas XI mengikuti Prakerin selama 6 bulan di bengkel resmi maupun bengkel umum
seperti:
- Dealer
dan bengkel resmi mobil
- Workshop
perawatan berkala
- Bengkel
spesialis injeksi dan kelistrikan
- Usaha
modifikasi kendaraan
Selama prakerin, mereka terlibat dalam
aktivitas servis nyata, diagnostik lanjutan, serta manajemen bengkel.
Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk memahami standar kerja industri
otomotif modern.
Manfaat Kegiatan bagi Peserta Didik
Kegiatan produktif dan praktik lapangan
memberikan dampak nyata terhadap perkembangan peserta didik, di antaranya:
- Meningkatkan
keterampilan teknis: servis berkala, diagnosa kerusakan, perawatan sistem kendaraan
konvensional dan injeksi, serta keselamatan kerja
- Membangun
soft skill: komunikasi teknis, kerja sama tim, dan kedisiplinan dan manajemen waktu
- Mempersiapkan
karier: memiliki gambaran nyata tentang dunia kerja otomotif
Guru produktif berharap kegiatan ini dapat
terus ditingkatkan agar lulusan smk, khususnya bidang otomotif, mampu menjadi
mekanik profesional yang siap memasuki dunia industri maupun membuka usaha
mandiri.
Dok. TKRO : Kegiatan Praktek Siswa di RPS TKR
Dok. TKRO : Kegiatan Praktek Siswa di tempat PKL (Praktek Kerja Lapangan)